بسم الله الرحمن الرحيم
Fawaid Ilmiyah -
Al-Muwaththo Imam Malik - HADITS No. 403
بَابُ صَلَاةِ الْإِمَامِ إِذَا أَجْمَعَ مُكْثًا
BAB Shalat musafir jika berniat tinggal menetap
مِثْلُ صَلَاةِ الْمُقِيمِ إِلَّا أَنْ يَكُون
َ مُسَافِرًا
Seperti sholatnya seorang muqim kecuali bila dia sedang menjadi musafir
⚠ 403 - وَسُئِلَ مَالِكٌ عَنْ صَلَاةِ الْأَسِيرِ؟ فَقَالَ: «السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Imam Malik rahimahullah pernah ditanya tentang Sholat al-Asiir (sholatnya seorang tawanan) ? kemudian beliau menjawab, “Seperti sholatnya seorang muqim kecuali dia menjadi musafir.”
القول : صحيح
✏Derajat Perkataan : Shohih
بالنسبة إلى السفر ليس له التحديد المعين و من حدّه بثلاث أو أربع أو بغيرهما فكل ذلك الحوادث ليس المقصود منها التشريع ولكن مصادفة
✏Berkaitan dengan safar, tidak ada pembatasan tertentu dengan pembatasan kurun waktu seperti 3 hari, 4 hari atau selain keduanya, itu semua adalah peristiwa-peristiwa yang dimaksudkan untuk menjadikan syariat khusus berkaitan dengan safar namun hanya terjadi secara kebetulan (sesuai dengan kebutuhan orang yang safar dan itu dibuktikan dengan dalil yang berbeda-beda lafazh dan batasan waktu tentang hal tersebut)
لما سئل مالك عن السؤال لأنه لما كتب الموطأ ذكر فيه وقد سئلتُ و لما جاء من نسخ النسخة مثل يحيى بن يحيى فتغير "سئلتُ " إلى "سئل " لأن المسؤول ليس بيحيى ولكن يعود إلى الإمام مالك وذلك ذكر ابن رشد في كاتابه
✏Kenapa disebutkan disitu lafazh Su-ila Malik / ditanya Imam Malik tentang suatu pertanyaan hal itu karena ketika menulis kitab al-Muwaththo disebutkan di dalamnya – Qad Suiltu – aku pernah ditanya kemudian ketika datang orang yang mencatat kitab al-Muwaththo seperti Yahya bin Yahya al-Laitsi maka berubahlah dari SUILTU – aku pernah ditanya menjadi – Dia (Imam Malik) pernah ditanya, Hal tersebut karena yang ditanya tentang pertanyaan itu bukanlah Yahya namun kembali lagi kata gantinya kepada Imam Malik, (itulah) yang disebutkan oleh Ibnu Rusyd dalam kitabnya Bidayatul Mujtahid.
وقيل أن اللفظ سئل مالك مقصوده السؤال من ابن القاسم إلى الإمام مالك ولما نسخها يحيى و غيره فتغير سألتُ إلى سئل مالك
✏Ada juga yang berpendapat lain yaitu bahwa lafazh SU-ILA Malik – ditanya Imam Malik dimaksudkan dengan pertanyaan yang datang dari Ibnul Qaasim kepada Imam Malik dan ketika dinukil oleh Yahya bin Yahya dan juga selainnya, maka berubah pula lafazh SA-ALTU/Aku pernah bertanya menjadi lafazh SU-ILA MALIK /pernah ditanya Malik rahimahullah.
قال الباجي في شرحه : وَأَمَّا الْأَسِيرُ فَإِنَّمَا مُقَامُهُ وَسَفَرُهُ بِاخْتِيَارِ مَنْ يَمْلِكُهُ فَكَانَتْ نِيَّتُهُ مُعْتَبَرَةً فِي إتْمَامِهِ وَقَصْرِهِ بِمَا يَظْهَرُ إلَيْهِ مِنْ أَمْرِهِ وَكَذَلِكَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ فِي بَلَدِ الْمُسْلِمِينَ.
Al-Baaji (yaitu
سُلَيْمَانُ بْنُ خَلَفٍ الْبَاجِيُّ -
Sulaiman bin Khalaf al-Baaji rahimahullah, wafat th. 474 H) dalam kitab syarahnya (Al-Muntaqa Syarah al-Muwaththo 1/266, cet. Daarul Kitab Al-Islami) berkata:
✏Sedangkan (bagi) tawanan maka muqim dan safarnya dia adalah tergantung pilihan dari orang yang menawannya maka niatnya untuk sholat dengan sempurna ataupun qashar dapat dianggap sesuai dengan apa yang nampak pada orang yang menawannya, demikian pula bagi seorang budak muslim di negara muslimin. (yaitu sesuai dengan apa yang nampak pada majikannya) (NB: Budak di dunia ini masih ada salah satunya adalah di daerah Mauritania)
و أيضا إذا سفر الإنسان إلى خارج بلده فأصيب بحوادث السيارات فهو يبقى في المستشفى أو في السجن فعليه أن يقصر الصلاة أي مازال مسافرا حتى يرجع إلى بلده
✏Begitu juga bila seseorang sedang bersafar ke luar negerinya dan mendapatkan musibah dengan kecelakaan kendaraan maka bisa jadi dia akan menetap di rumah sakit ataupun di penjara maka boleh baginya untuk mengqashar sholatnya yaitu dia masih dianggap musafir sampai kembali ke negerinya.
BERSAMBUNG KE HADITS 404
〰〰〰〰〰〰〰
بَابُ صَلَاةِ الْمُسَافِرِ إِذَا كَانَ إِمَامًا أَوْ كَانَ وَرَاءَ إِمَامٍ
Bab. Shalat musafir jika menjadi imam atau di belakang imam
Semoga Bermanfaat
Zaki Abu Kayyisa
〰〰〰〰〰〰〰〰
Silahkan Bergabung via WA
FAWAID
Al MUWATHTHO
wa Zaidah
Akhwat : +971 566921 841
+6282122630645
Ikhwan : +971 563000 370
No comments:
Post a Comment